Senin, 12 Januari 2015

BAHASA PEMROGRAMAN PASCAL

Pengertian Dan Sejarah Pemrograman Pascal

Bahasa PASCAL pertama kali dikembangkan pada awal tahun 70-an oleh NICLAUS WIRTH di Technical University zurich - Swiss. Nama Pascal diambil dari nama seorang ahli matematika bangsa Perancis, yaitu bleise Pascal yang telah berjasa menemukan alat hitung mekanis pertama di dunia pada abaad ke -17.
Bahasa Pascal adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang berorientasi pada segala tujuan,
Ketika Pascal didesain, telah ada sekian banyak bahasa pemrograman, namun hanya sedikit yang digunakan secara luas: FORTRAN, C, Assembler, COBOL. Ide kunci dari bahasa baru ini adalah urutan, yang diatur melalui konsep tipe data yang sangat kuat, dan memerlukan deklarasi dan kontrol program yang terstruktur. Bahasa ini juga didesain untuk menjadi alat bantu pengajaran bagi siswa kelas pemrograman.
Kompiler Pascal dari Borland yang begitu terkenal diseluruh dunia, dikenal dengan nama Turbo Pascal, diperkenalkan pada tahun 1983, mengimplementasikan "Pascal User Manual and Report" oleh Jensen dan Wirth. Kompiler Turbo Pascal telah menjadi salah satu dari kompiler terlaris sepanjang masa, dan membuat bahasa ini sangat populer pada platform PC, dikarenakan keseimbangan antara kemudahan penggunaan dan kemampuan/kekuatan.
Turbo Pascal memperkenalkan suatu Integrated Development Environment (IDE) dimana Anda dapat mengedit code (dalam sebuah editor yang kompatibel dengan WordStar), menjalankan kompiler, melihat kesalahan yang ada, dan melompat kembali ke baris yang mengandung kesalahan tersebut. Hal ini mungkin kedengarannya sangat sepele pada dewasa ini, tapi pada masa sebelumnya Anda harus keluar dari editor, kembali ke DOS; menjalankan kompiler dari command-line, menuliskan nomor baris yang salah, membuka editor dan melompat ke baris tersebut.
Bahasa Pascal merupakan bahasapemrogrmam profesional juga merupakan sarana yang sangat ideal untuk mengembangkan program-program Pascal. Paket Turbo Pascal meliputi beberapa fasilitas pemrograman  yang saling berkaitan:

 Versi dari bahasa Pascal yang cepat, cakap dan ampuh
 Perpustakaan unit yang menyediakan sejumlah besar prosedur dan fungsi yang dapat Anda   gunakan dalam berbagai program
Compiler yang menghasilkan program bahasa mesin yang cepat dari kode Pascal  Anda
Debuger yang memungkinkan Anda untuk menelusuri penampilan program baris demi baris, meneliti perubahan nilai  variabel dan ekspresi sewaktu penampilan     berlangsung.
Fasilitas lingkungan pengembangan dalam bentuk menu yang memadukan elemen ini dalam memperlancar proses penyuntingan, pengujian dan penyempurnaan program Pascal.
Dukungan grafis dan animasi yang sangat profesional


Program
Secara umum yang disebut dengan program  adalah kumpulan instruksi atau perintah yang disusun sedemikian rupa sehingga mempunyai urutan nalar yang tepat untuk menyelesaikan  suatu persoalan. Dengan demikian ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan program, khususnya aspek-aspek yang menyangkut aturan-aturan penulisan program. Hal ini penting untuk dipelajari karena untuk satu bahasa dengan bahasa lain aturan ini berbeda. Dengan memahami aturan-aturan tersebut diharapkan program yang tersusun akan bisa dijalankan dengan baik dan memberikan hasil seperti yang diharapkan.
Untuk membantu memahami aliran nalar dan data dari sebuah program, seringkali kita harus menggunakan alat bantu yang berupa grafik atau simbol-simbol yang menggambarkan kegiatan-kegiatan yang ada pada sebuah program. Alat bantu ini disebut dengan bagan alir (flow chart)


Struktur Program Pascal
Program pascal adalah program yang terstruktur, ada aturan khusus  dalam penulusan program  pascal, secara umum, struktu program Pascal adalah seperti berikut ini :

Judul Program   PROGRAM nama-program;

Program STUKTUR_PROGRAM;  { Nama Program }
Uses ......                                   {Deklarasi piranti}
Label                                         {Deklarasi label}
Conts                                         {Deklarasi konstanta}
Type                                          {Deklarasi tipe data}
Var                                           {Deklarasi Variabel }
Procedure SATU;                    
Begin
....
...
End;

Procedure DUA;
Begin
...
...
End;
Function KESATU;
Begin
....
....
End;

Begin { Awal Program Utama }
.
{Statemen-statemen program }

End.  {Akhir Program }


Berikut contoh soal program pascal, berdasarkan tugas libur idul adha kemarin (Program Pembagian Daging Sapi Qurban),




scriptnya

dan berikut hasil compilernya 
sekian postingan yang sempat saya buat,
terima kasih, semoga bermanfaat.

SISTEM BILANGAN



I. DEFINISI
System bilangan (number system) adalah suatu cara untuk mewakili besaran dari suatu item fisik. Sistem bilanan yang banyak dipergunakan oleh manusia adalah system biilangan desimal, yaitu sisitem bilangan yang menggunakan 10 macam symbol untuk mewakili suatu besaran.Sistem ini banyak digunakan karena manusia mempunyai sepuluh jari untuk dapat membantu perhitungan. Lain halnya dengan komputer, logika di komputer diwakili oleh bentuk elemen dua keadaan yaitu off (tidak ada arus) dan on (ada arus). Konsep inilah yang dipakai dalam sistem bilangan binary yang mempunyai dua macam nilai untuk mewakili suatu besaran nilai.
Selain system bilangan biner, komputer juga menggunakan system bilangan octal dan hexadesimal.
II. Teori Bilangan

  1. Bilangan Desimal
Sistem ini menggunakan 10 macam symbol yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7,8,dan 9. system ini menggunakan basis 10. Bentuk nilai ini dapat berupa integer desimal atau pecahan.
Integer desimal :
adalah nilai desimal yang bulat, misalnya 8598 dapat diartikan :
8 x 103 = 8000
5 x 102 = 500
9 x 101 = 90
8 x 100 = 8
8598
position value/palce value absolute value


Absolue value merupakan nilai untuk masing-masing digit bilangan, sedangkan position value adalah merupakan penimbang atau bobot dari masing-masing digit tergantung dari letak posisinya, yaitu nernilai basis dipangkatkan dengan urutan posisinya.

Pecahan desimal :
Adalah nilai desimal yang mengandung nilai pecahan dibelakang koma, misalnya nilai 183,75 adalah pecahan desimal yang dapat diartikan :
1 x 10 2 = 100
8 x 10 1 = 80
3 x 10 0 = 3
7 x 10 –1 = 0,7
5 x 10 –2 = 0,05
183,75

2. Bilangan Binar
Sistem bilangan binary menggunakan 2 macam symbol bilangan berbasis 2digit angka, yaitu 0 dan 1.
Contoh bilangan 1001 dapat diartikan :

Kenapa Harus LINUX ?



Sudah lama saya mendengar kata atau nama “Linux” sebagai suatu Sistem Operasi. Namun yang umum dikenal dan dipakai adalah Windows, meski sebenarnya Windows yang terpakai tersebut umumnya diinstall dari CD bajakan dan tentu saja rawan diserang Virus. CD Windows yang original sendiri itu sangat mahal, dapat dibeli seharga sekitar Rp 1,2 juta.
Salah satu masalah terbesar kita ketika menggunakan komputer adalah kekhawatiran bahwa pada saat kita mengerjakan suatu tugas, tiba – tiba mendapatkan serangan virus atau spam. Sekalipun komputer kita memiliki Anti Virus, namun itu belumlah menjadi jaminan bahwa virus / spam tidak akan menyerang mengingat Anti Virus pun harus setiap saat diupdate. Saat ini Linux boleh dibilang bebas virus karena umumnya virus diciptakan untuk system operasi Windows.
Keputusan beralih system operasi dari Windows ke Linux saya ambil setelah merasa mantap mendapatkan penjelasan dari pembelajaran yang saya dapat dari Organisasi Ocyber Open Source yang ada di Kampus STMIK AKBA Makassar
Dan ini lah beberapa alasan yang mampu merubah keyakinan saya (tsaaaahh) :
Linux itu gratis
Gratis disini berarti saya ngga harus membeli lisensi agar bisa menggunakannya. Lisensinya menggunakan GNU GPL. Dapat di-download, digunakan, dimodifikasi sesuai keinginan dan kebutuhan dengan tetap menghormati kode etik dan lisensinya.
  1. Linux itu open source
    kita bisa memodifikasi source code yang disertakan pada distro linux. Tidak seperti software yang close source (kodenya tertutup), untuk memodifikasi nya sangat susah.
    Contoh.. Berhasilnya pembuatan salah satu distro linux sendiri yang dibuat oleh 'Cyber Open Source' STMIK AKBA Makassar, yaitu “Medical Linux”
  2. Linux bebas untuk semua orang
    Dari yang miskin sampai dengan yang kaya. Dari yang muda sampai yang tua. Dari yang berkulit hitam sampai yang berkulit putih. Dari yang ahli di bidang komputer sampai ke orang awam.
  3. Linux itu lebih mudah
    Para pembuat server jika diminta buat server, pasti pilih Linux karna Linux sangat siap untuk dikonfigurasi jadi server. Paket-paket yang dibutuhkan sebagian besar sudah disertakan dalam distro.
  4. Linux itu komplit
    Saat membeli 1 DVD sebuah CD distro Linux, di dalamnya sudah disediakan ribuan program (aplikasi) yang siap pakai, tidak harus cari kesana-sini. Drivernya pun telah terinstall otomatis.
  5. Linux cepat dan jalan terus (keep on running)
    Tidak harus restart saat selesai install aplikasi, dan jika jalan pada modus teks (runlevel 3) pasti jalannya sangat cepat, Terus server Linux bisa jalan selama beberapa tahun tanpa minta di restart.
  6. Banyak dukungan dan dokumentasi
    Linux dan komunitasnya menyediakan milyaran dokumentasi (Readme, HOWTO, Guide, Manual, Info) dalam berbagai bahasa yang ada di muka bumi ini
  7. Linux bebas virus
    Saat pengguna windows kebingungan mencari anti virus yang top, saya bisa tetap tidur nyenyak karena Linux bebas virus.
  8. Linux lebih banyak memberi dan menawarkan pilihan
    Jika MicroSoft menawarkan windows (jendela-jendela), maka linux menawarkan seluruh rumah dan isinya
  9. Linux memberi banyak lowongan kerja
    Kebutuhan akan SDM yang menguasai Linux sampai saat ini masih sangat besar. Apalagi jika beberapa tahun ke depan Pemerintah benar-benar serius dengan IGOS-nya (sekarang sudah dimulai dari beberapa Depertemen), dan Departemen Pendidikan menganjurkan untuk menggunakan Linux dalam mata pelajaran TIK di sekolah-sekolah.Linux bikin PD (Percaya Diri). Ngga perlu takut-takut untuk berhadapan dengan tim sweeping software bajakan, karena saya sudah menggunakan Linux.
  10. Linux menjadikan banyak persaudaraan
    Banyak perkumpulan Linux, komunitas, bisa kenal satu sama lain, sama-sama mengembangkan (komunitas open source) Salah satunya Organisasi yang sekarang saya ikuti 'Cyber open Source'
Itulah alasan mengapa saya hijrah dari windows ke linux.
Sekian, terima kasih..
Salam Open Source!

Makalah Konfigurasi BIOS


BAB I
PENDAHULUAN


A.   LATAR BELAKANG
Dalam era globalisalisi ini para pegguna komputer telah mengalami banyak masalah (troubleshooting) dalam pmengoperasikan komputer tersebut, oleh karena itu perlunya pengetahuan tentang bagaimana cara mengatasi masalah – masalah yang dihadapi, salah satu dari banyaknya masalah pada komputer yaitu masalah pada bios komputer itu sendiri, dengan mempelajari tentang konfigurasi bios, diharapkan mampu mengenal apa itu bios baik dari segi pengertian, jenis-jenis maupun fungsinya, dan dapat mengofigurasi setting bios secara benar, sesuai dengan ketentuan, serta mampu memecahkan masalah (Troubleshooting) pada bios.

B.   RUMUSAN MASALAH
Adapun rumusan masalah dari makalah ini, yaitu :
  1. Apa Itu BIOS
  2. Bagaimana cara kerja BIOS
  3. Apa saja komponen BIOS
  4. Bagaimana cara setting BIOS
  5. Apa saja fitur BIOS
  6. Bagaimana Cara update BIOS
  7. Macam-Macam dan Troubleshooting BIOS

C.   TUJUAN PENULISAN

  1. Untuk mengetahui apa Itu BIOS
  2. Untuk mengetahui bagaimana cara kerja BIOS
  3. Untuk mengetahui apa saja komponen BIOS
  4. Untuk mengetahui bagaimana cara setting BIOS
  5. Untuk mengetahui apa saja fitur BIOS
  6. Untuk mengetahui bagaimana Cara update BIOS
  7. Untuk mengetahui macam-macam dan troubleshooting BIOS


BAB II
PEMBAHASAN


  1. PENGERTIAN BIOS
BIOS adalah singkatan dari Basic Input Output System. merupakan suatu software (ditulis dalam bahasa assembly) yang mengatur fungsi dasar dari perangkat keras (hardware) komputer. BIOS tertanam dalam sebuah chip memory (ROM ataupun Flash Memory berbahan Comlpimentari Metal Oxide Semiconductor (CMOS) yang terdapat pada motherboard. Sebuah baterai yang biasa disebut sebagai baterai CMOS berfungsi untuk menjaga agar tanggal dan settingan lainnya yang telah kita set pada BIOS tidak hilang atau kembali ke konfigurasi awal meskipun komputer dimatikan.


  1. Cara Kerja BIOS
Cara kerja BIOS adalah dimulai dengan proses inisialisasi, dimana dalam proses ini kita bisa melihat jumlah memory yang terinstall, jenis hardisk dan kapasitasnya dan sebagainya. BIOS kemudian akan mencari, menginisialisasi dan menampilkan informasi dari Graphics Card. Kemudian akan mengecek device ROM lain seperti hardisk dan kemudian melakukan pengetesan RAM yaitu memory count up test. Setelah  semua test komponen berhasil dilakukan, BIOS kemudian akan mencari lokasi booting device dan Sistem Operasi. BIOS berfungsi sebagai konfigurasi sistem komputer saat pertamakali dijalankan, adapun hal yang dilakukan oleh BIOS antara lain :
  • Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST)
  • Memuat dan menjalankan sistem operasi
  • Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
  • Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.
  1. Cara Akses BIOS
Untuk mengakses BIOS dapat kita lakukan dengan menekan tombol tertentu sesuasi dengan jenis bios yang kita gunakan (biasanya tombol Delete atau F2) pada Keyboard pada saat pertama kali komputer dinyalakan. Akan terdapat tulisan misalnya "Pres F2 to enter setup", maka langsung saja kita tekan tombol F2.


  1. KOMPONEN BIOS
BIOS tersusun dari beberapa bagian/komponen, yaitu
  1. BIOS Setup, program untuk merubah konfigurasi dasar komputer, yang terdiri dari bermacam menu yang kadang cukup rumit untuk mengaksesnya. Pelajari buku manualnya.
  2. Driver, ini adalah software untuk hardware dasar misalnya. Keyboard, video adapter, processor, harddisk dll.agar bisa berfungsi dalam mode DOS.
  3. Bootstraper,  agar komputer dapat menjalankan proses booting ke dalam OS yang ter install dalam komputer.


  1. TEMPAT PENYIMPANAN BIOS
Program BIOS disimpan di dalam chip ROM(Read Only Memory), untuk komputer modern sekarang rata-rata menggunakan Flash ROM yang dapat diupdate menggunakan software Flash BIOS Programmer.
Hasil setting BIOS akan disimpan dalam chip CMOS RAM yang memerlukan daya listrik, dan jika aliran listrik ke CMOS putus maka isi nya kan hilang dan kembali ke setting standar BIOS. Daya linstrik untuk CMOS disediakan oleh sebuah battery litium seri CR2032.
Jika battery ini rusak atau dilepas, aliran daya terputus, maka BIOS akan menampilkan pesan “ CMOS Checksum Error“. Setelah aliran daya tersedia, kita harus men-setting ulang konfigurasi BIOS nya.
CMOS = Complementary Metal Oxide Semiconductor.


  1. SETTING BIOS
Layar Menu BIOS
Menu BIOS terdiri dari beberapa macam tampilan yang memiliki fungsi yang berbeda-beda, adapun bentuk tanpilan menu BIOS dapat berbentuk Vertikal Maupun Horisontal, tergantung dari vendor pembuatnya. contoh tampilan layar menu BIOS terhilah pada gambar:
Menu Vertikal

































Untuk melakukan setting BIOS dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara manual dan otomatis:
Setting konfigurasi BIOS mode Auto, BIOS akan memberikan setting paling standard untuk motherboard yang digunakan. Artinya setting Auto akan menjamin bahwa BIOS mampu menangani semua hardware yang terpasang, dan dijamin beroperasi dengan lancar. Tentu saja performa-nya adalah standar. Pilihan Auto biasanya tersedia dalam menu-menu yang bersifat “kritis”, yang butuh pengetahuan cukup untuk mengisinya dengan nilai-setting manual. Kata “kritis” disini berarti jika salah dalam memasukkan suatu nilai, bisa menimbulkan kerusakan mainboard maupun hardware terkait. Contohnya adalah setting pada Processor atau RAM.
Setting konfigurasi BIOS mode Manual, Bios akan (berusaha) mengikuti setting sesuai kehendak user. Biasanya user memasukkan parameter-nilai setting secara manual untuk mendapatkan kualitas kinerja yang optimal dari semua hardware yang terpasang pada motherboard tsb. Tidak selalu BIOS akan berhasil mengikuti kehendak user (parameter manual), bagaimanapun BIOS juga memiliki keterbatasan. Jadi jika ingin menggunakan opsi Manual, user harus mengerti dengan baik batas kemampuan BIOS (mainboard) tsb. Contoh cara setting manual bisa dibaca pada artikel Setting RAM Mode Manual.


  1. CMOS Setup Utility
Fungsi Tombol pada setup BIOS :
Esc / Escape => keluar dari setup BIOS
←↑→↓ => tombol memilih menu
D => modifikasi panjang field
F1 => mencari bantuan fungsi tombol
F2 => mengubah background BIOS
F5 => mengubah ke settingan terdahulu yang pernah ada
F6 => mengubah ke settingan yang paling optimal
F7 => menyetting ke performance terbaik
F10 => keluar dari setup BIOS dan menyimpan hasil settingan


Untuk memunculkan menu selanjutnya tekan tombol panah (arahkan pada menu yang dituju) kemudian tekan Enter.


  1. FITUR BIOS
Beberapa Fitur yang ada dalam menu BIOS diantaranya:
  1. Chipset Feature Setup
Menu untuk mengatur konfigurasi fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh chipset, misalnya timing memori. Fasilitas ini berpengaruh pada kinerja komputer secara keseluruhan.
  1. Power Management Setup
Menu untuk mengatur kinerja perangkat-perangkat sehingga memungkinkan untuk menghemat energi komputer.
HDD Power Down : Berfungsi mengatur kinerja harddisk. Pilihlah “Enabled” agar harddisk akan dimatikan secara otomatis dalam selang waktu tertentu. Atau pilihlah “Disabled” agar harddisk terus aktif (tidak dimatikan) baik pada saat melakukan atau tidak melakukan suatu aktivitas pekerjaan.
VGA Active Monitor : Berfungsi mengatur kinerja harddisk. Pilihlah “Enabled” agar monitor akan dimatikan secara otomatis jika dalam selang waktu tertentu. Atau pilihlah “Disabled” agar monitor terus aktif (tidak dimatikan) baik pada saat melakukan atau tidak melakukan suatu aktivitas pekerjaan.
  1. PCI Configuration
Menu untuk konfigurasi perangkat-perangkat dan PCI, seperti alokasi IRQ.
  1. Integrated Pheriperals
Menu untuk mengkonfigurasikan fasilitas-fasliitas yang berhubungan dengan perangkat terhubung dengan motherboard seperti harddisk controller, floppy disk controller, serial dan parallel port meliputi konfigurasi port dan IRQ. Non aktifkan yang tidak dibutuhkan untuk membebaskan IRQ.
  1. Load Setup Defaults
Menu untuk meningkatkan kinerja komputer secara instant. Apabila komputer berjalan stabil dengan setting ini, Anda dapat melakukan konfigurasi setting tambahan.
  1. Supervisor Password
Menu untuk membuat password supervisor, password ini berlaku untuk proses booting dan proses konfigurasi setup BIOS. Dengan kata lain, setiap orang tidak dapat mengaktifkan sistem operasi memasuki dan melakukan perubahan setup jika tidak dapat melewati password yang ini. melindunginya. Buatlah password supervisor atau abaikan jika dirasa tidak perlu.
  1. User Password
Menu untuk membuat password user, password ini hanya berlaku untuk proses booting saja dan tidak bisa digunakan untuk mengubah konfigurasi setup BIOS. Dengan kata lain, sistem operasi tidak akan diaktifkan selama pengguna tidak melewati password akan tetapi dapat melakukan perubahan konfigurasi setup. Buatlah password user atau abaikan jika dirasa tidak perlu.
  1. IDE HDD Auto Detiction
Menu untuk mendeteksi parameter-parameter harddisk yang dikenali komputer, seperti Type, Size, Cyls, Sector, Mode, dan sebagainya. Gunakanlah setting “Yes” untuk port yang aktif, dan settinglah “No” untuk port yang tidak digunakan.
  1. HDD Low Level Format
Menu untuk melakukan proses format harddisk. Tidak semua komputer memiliki BIOS dengan fasilitas ini.
  1. Save & Exit Setup
Menu untuk menyimpan berbagai kemungkinan perubahan konfigurasi setup dan keluar dari setup BIOS.
  1. Exit Without Saving
Menu untuk mengabaikan berbagai kemungkinan perubahan konfigurasi setup dan keluar dari setup BIOS.


  1. UPDATE BIOS
  1. Update BIOS perlu dilakukan dalam situasi untuk hal-hal :
Berusaha memperbaiki problem sistem hardware komputer
Meningkatkan performa kinerja sistem terutama dalam kaitannya menangani hardware baru Mengganti Sistem Operasi, processor, modul RAM dimana BIOS-lama tidak mendukung suatu konfigurasi (hardware) baru yang akan diterapkan.
  1. Adapun yang perlu Diperhatikan sebelum meng UPdate BIOS antar lain:
  • Cek versi BIOS Laptop Anda Saat ini
Langkah pertama yang mesti dilakukan sebelum proses update BIOS adalah cek versi BIOS Laptop Anda saat ini. Anda bisa memasukan perintah “msinfo32” tanpa tanda kutip pada search bar di Windows 7/Vista atau pada menu RUN di Windows XP.
  • Cek versi BIOS terbaru di vendor Motherboard
Vendor Motherboard biasanya selalu menyediakan update untuk BIOS-nya langkah selanjutnya adalah
  • cek versi terbaru BIOS di vendor motherbnard yang Anda pakai
Jangan lupa untuk Membaca File Read Me
Setiap vendor mempunyai cara dan teknik berbeda dalam proses update BIOS, karena itu baca secara teliti file Read Me yang disediakan oleh vendor motherboard tersebut.
  1. Proses Update BIOS
Saat ini proses Update BIOS dilakukan dengan cara yang lebih mudah, Anda tinggal download Update BIOS terbaru dalam bentuk file .exe, close/ tutup semua program yang sedang berjalan kemudian double klik file .exe tersebut, reboot dan tunggulah sampai proses update berjalan. Jika proses update TERHENTI di tengah alias tidak selesai, maka bisa dipastikan komputer/Laptop Anda tidak akan bisa booting, karena itu pastikan power di Laptop dalam posisi full atau bahkan gunakanlah Uninterruptible Power Supply (UPS) untuk mencegah jika tiba-tiba mati lampu.
  1. Troubleshooting dan Macam-macam BIOS
Macam - Macam BIOS
  1. AMI-BIOS 
AMI BIOS  adalah BIOS dikembangkan dan dijual oleh Megatrends Amerika. Hal ini digunakan baik di perusahaan memiliki motherboard dan pada motherboard yang dijual oleh perusahaan lain. American Megatrends adalah satu-satunya pihak ketiga produsen BIOS motherboard juga memproduksi sendiri, meskipun dalam volume yang relatif kecil. Pada 2002, AMI BIOS adalah yang paling populer BIOS firmware untuk PC.
  • Beep 1x : RAM rusak atau tidak terpasang dengan benar.
  • Beep 2x : Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM Parity (Sistem Memory)
  • Beep 3x : BIOS gagal mengakses memory 64 KB pertama
  • Beep 4x : Timer pada sistem tidak beroperasi dengan baik
  • Beep 5x : Motherboard gagal mengoperasikan processor
  • Beep 6x           : Biasanya menunjukkan keyboard yang rusak, atau tidak terpasang dengan benar
  • Beerp 7x : Video mode error
  • Beep 8x           : Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar pada slot.
  • Beep 9x : ROM Bios bermasalah
  • Beep 10x : CMOS Shutdow read/write mengalami error
  • Beep 11x         :Checksum-Error. Periksalah baterai CMOS pada motherboard.
  • 1 beep panjang 3 beep pendek : Conventional/Extended memori rusak
  • 1 beep panjang 8 beep pendek : Tes tampilan gambar gagal


  1. Award-BIOS
  • Beep 1x panjang terus menerus :  RAM rusak, atau tidak terpasang dengan benar
  • Beep 1x panjang, 1x pendek :  Ada masalah dengan RAM atau Motherboard
  • Beep 1x panjang, 2x pendek :  Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar
  • Beep 1x panjang, 3x pendek :  Keyboard rusak atau tidak terpasang dengan benar
  • Beep 1x panjang, 9x pendek :  Ada masalah dengan Bios / Bios rusak
  • Beep pendek Tak terputus :  Ada masalah dengan penerimaan tegangan (power)


  1. Phoenix-BIOS
Phoenix merupakan salah satu pabrikan BIOS yang dipakai di Indonesia . Mengembangkan dan mendukung perangkat lunak sistem inti untuk komputer pribadi dan perangkat komputasi lainnya. , produk Phoenix – biasa disebut sebagai BIOS (Basic Input / Output System) atau firmware – Dukungan dan mengaktifkan kompatibilitas, konektivitas, keamanan dan pengelolaan berbagai komponen dan teknologi yang digunakan dalam perangkat tersebut. Phoenix Technologies dan IBM mengembangkan El Torito standar.
  • Beep 1x-1x-4x                         :  BIOS mengalami kerusakan
  • Beep 1x-2x-1x                         :  Motherboard rusak
  • Beep 1x-3x-1x                         :  Ram rusak atau tidak terpasang dengan benar
  • Beep 3x-1x-1x                         :  Motherboard rusak
  • Beep 3x-3x-4x                         :  Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar


  1. IBM-BIOS
  • Tidak ada beep :  Power supply rusak, card monitor / RAM tidak terpasang
  • 1 beep pendek :  Normal post dan PC dalam keadaan baik
  • Beep terus menerus   :  Power supply rusak, card monitor / RAM tidak terpasang
  • Beep pendek berulang-ulang :  Power supply rusak, card monitor / RAM tidak terpasang
  • 1 beep panjang, 1 beep pendek     :  Masalah pada motherboard
  • 1 beep panjang, 2 beep pendek     :  Masalah bagian VGA card (mono)
  • 1 beep panjang,3 beep pendek :  Masalah bagian VGA card (EGA)
  • 3 beep panjang :  Keyboard error
  • 1 beep panjang, blank monitor      :  VGA card sirkuit.


BAB III
KESIMPULAN


BIOS merupakkan system operasi yang pertama menginisiasi dan menganalisa perangkat keras yang terhubung pada komputer dan jika computer tidak memiliki BIOS maka computer tidak bisa dijalankan atau dioperasikan karena BIOS mengecek kesiapan kerja dari perangkat-perangkat keras yang terpasang.


DAFTAR PUSTAKA